Abdullah Hasby Faza

Selasa, 04 Desember 2018 - 10:06 WIB
Diposting oleh: perpustakaan - Kategori: Buah Karya

SELAMAT PAGI CINTA     

 By:Faza 10ezil jr

Aku pinjam catatan sang pagi

Dari jernihnya hati sang para pendoa

Aku syairkan dengan sepenuh jiwa

Biar siang dan senja mendengar lalu merenunginya

Akulah sang petualangan dalam kesunyian

Yang baru sadar mengukur dalamnya cinta

Hanya dengan perpisahan.....         

     Hasby  tertegun usai membaca kembali puisi senja yang dua hari di tulisnya dalam catatan di akun facebooknya,yang di beri nama hasby faza.Sudah ada sekitar dua puluh puisi yang ia tulis untuk seseorang . hanya untuk perempuan bernama nadia. Mantan kekasih yang selalu memberikan senyuman di pagi hari setiap berangkat sekolah,serta ucapan yang selalu ia sulit tuk melupakannya,yang tak lain kata itu’’SELAMAT PAGI CINTA’’. Namun,seperti dalam puisinya,sosok dan nama nadia hanya tinggal kenangan.yang menggurat cukup dalam di relung hatinya.

    Boleh jadi, semua teman maya hasby mengagumi dirinya karena ketampanan serta kepandaiannya merangkai kata menjadi sebuah puisi. Satu,dua,tiga,sepuluh,dua puluh sampai tujuh puluh yang menyukai puisi hasby di facebook.

  Lalu,berbagai komentar muncul.

          ‘’si akang puisinya selalu mantap,izin copas ya kang??!!!’’

     Itu salah satu komentar dari teman mayanya, Hasby tak membalasnya.ia melirik jam di taksbar laptopnya,hampir jam 07:00.

                                        *****

       Di suasana pagi yang cerah hasby mempersiapkan segalanya untuk berangkat sekolah. Namun,suasana hatinya tak secerah pagi ini. 3 bulan lalu di pagi yang sama biasanya handponenya berdering bertanda sms masuk yang tak lain dari nadia yang berisi sapaan pagi  namun menyenangkan suasana hati,”Selamat Pagi Cinta” kata itu yang memberi semangat pagi. Namun pagi ini dirinya sulit melangkahkan kaki tuk lakukan aktivitas dikarenakan rasa cinta.

   Bersamaan dengan hilirnya angin hasby melangkahkan kakinya meski terasa berat. Kini dirinya telah sampai di sekolah ia langsung menuju ruang kelasnya dan duduk termenung di bangkunya, masih dalam benaknya terlintas sosok nadia. Hasby berusaha mencari sosok yang bisa menghapus pikirannya tentang nadia, dan bisa membuat dirinya bahagia. Ada seseorang yang telah mengganggu pikirannya dan mengusik hatinya untuk mendekatinya,namun dirinya tak punya nyali tuk mendapatkan cintanya, karena cewek itu adalah bintang sekolahnya sedangkan dirinya hanya seorang puitis.ingin sekali hasby tuk mengungkapkan isi hatinya namun dia merasa ada beban yang membuat dirinya  sulit tuk menyatakannya. Di saat asyiknya merenung seorang cewek menghampirinya, cewek yang akhir-akhir ini mengusiknya,cewek yang bernama Ria. Cewek tersebut berdiri di samping hasby akan tetapi hasby tak berani melihatnya, dirinya hanya tertunduk malu.

    “hasby,kok kamu sendirian?” hasby terkejut di saat ria menyapanya.dia kembali lagi melamun,seandainya orang yang ada di sampingku ini menjadi kekasihku betapa bahagianya diriku saat ini. Belum jadi pacarnya sudah merasa enak di sapa ni ehmm ehmm.... Namun hasby tak menjawab pertanyaan darinya, hingga ria mengagetkannya dengan tepukan lembut di bahu hasby,   “hasby,eh... di sapa malah melamun,ngelamunin apa sih.kayaknya ganggu ni.. ”             

“ti...tidak, a..aku tidak melamun,hanya saja kepikiran seseorang ” dengan gagap hasby menjawabnya               

“oh,emang siapa sih yang di pikirin kamu?”tanya ria penasaran                                                                           

“tidak ada,aku hanya kepikiran adikku di sana”jawab hasby pura-pura,sebenarnya dia ingin menjawab kalau dirinya sedang kepikiran sama orang yang tengah berdiri di sampingnya.                                                                              

“oh gitu,ya udah deh aku mau ke kantin dulu, gak mau ikut?”ajak ria                                                             

“terimakasih ja,aku lagi mau di sini,maaf ya...”                 

“ya gak apa-apa kok,aku cabut dulu ya.”jawab ria dan berlalu meninggalkan hasby sendirian.

                                           *****

   Angin malam berhembus lembut menampar wajah tampan hasby.dia menatap keindahan malam di bibir jendelanya.dia tersenyum bahagia mengingat kejadian di kelas tadi pagi. Dan dia membuka laptopnya yang sedari tadi di pegangnya. Dia membuka akun facebooknya yang hanya ingin mengupdate status baru tentang dirinya malam in dengan puisi.

Mentari merangkak di ujung penhglihatan                                                      

Seorang jejaka termangu dalam ketidakpastian langkah Tersudut lalu duduk menatapi jingga yang selalu putis  Ini aku menyebut namamu dalam keheningan menjelang malam                                                                                      

Sejatinya siapa diriku dan siapa dirimu?                   

Pantaskah kita melangkah bersama dengan tangan berpegangan?                                                                       

Belum bersinar memang namamu di sini tapi cukup mengganggu                                                                       

Biarlah kulambaikan tangan saja di peradunku....[]

  Hasby segera log out dari laptopnya.dia menaruh laptopnya dan kembali lagi memikirkan bagaimana dia bisa mendapatkan ria. Saat ini hasby sedang mengumpulkan  rasa keberaniannya untuk mengungkapkan isi hatinya  dia akan mencoba lewat telfon biar lebih mudah tuk mengatakannya. Dan hasby  mengambil ponselnya,segera ia mencari nomor ria dan setelah di temukan ia menghubunginya.

  “halo, selamat malam ria.!!”ucap hasby setelah telfon    tersambung                                                                              

“selamat malam juga,”jawb ria langsung saja ah,,,pikir hasby,tapi,,,,                                  

“lagi ngapain kamu ri” basa-basi hasby                             

“lagi nyantai aja nih”                                                         

“ria,aku mau ngomong sesuatu sama kamu,boleh nggak?”  “boleh,mau ngomong apaan?”tanya dia heran              

hasby gugup untuk mengungkapkan perasaannya itu tapi,dia telah siap menerima kenyataan dari ria saat ini. “a..aku mencintaimu ria,maukah kau menjadi pacarku.!!”ungkap hasby dengan ragu                                 

ria tak langsung merespon perkataan hasby,namun ria merasa senang malam ini. Ria tak ingin menjawabnya sekarang karena ia ingin membuat kejutan pada hasby   

“maaf ya bi,aku gak bisa menjawab sekarang”jawab ria.   

‘’gak apa-apa kok ri,aku sudah siap menunggu jawaban kamu itu”lega campur khawatir hati hasby setelah mendengar balasan ria tadi,namun ia harus sabar menunggu jawaban ria.                                                           

“ya terimakasih bi,udah dulu ya aku dah ngantuk ni.!!” Akhir ria                                                                                      

“ya selamat tidur,semoga mimpi indah!!”setelah itu hasby langsung merebahkan badannya dan terbawa dalam dunia mimpi.

                                             *****

     Di pagi yang begitu indah seiring senyum hangatnya sang mentari,hasby melangkahkan  kakinya menuju sekolahnya.namun,suara gadis mengagetkan dirinya dari belakang,suara yang tak asing lagi bagi dirinya.           

“Selamat Pagi Cinta”sapa ria kata itu,ya kata itu yang membuat hasby merasa bahagia.kata yang di ucapkan oleh orang yang  ia cintai,ria menerima cinta hasby yang dari dulu di pendamnya. “kamu menerima cintaku ria?”tanya hasby tak percaya namun sangat bahagia                                                           

“iya bi,sebenarnya aku juga mencintaimu.aku dari dulu selalu menunggu pernyataan kamu itu bi. Dan maaf aku gak menjawab tadi malam karena aku ingin membuat kejutan untukkmu ”sungguh senang diri hasby karena ada seseorang yang telah benar-benar bisa menghapuskan memori tentang masa lalunya itu.                                                    

“terimakasih ya ri,karena kau telah mencintaiku”ujar hasby sumringah                                                                                 

“iya sama bi,ayok kita berangkat”ajak ria dan mereka berjalan bersama sambil bergandengan,derai gelak tawa mereka terlepas di jalan. Bikin burung-burung cemburu.....

Kini mereka bahagia bersama  menuju keabadian cinta di pagi hari.

                                THE END

By:Abdullah hasby faza   

     {aslim}