PRISMA AI Bawa Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA Raih Penghargaan APPTNU Awards 2026

Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang (UNISMA) dinobatkan sebagai Juara Lomba Inovasi dalam ajang APPTNU Awards 2026. Penghargaan diberikan dalam rangkaian Seminar, Workshop, dan Musyawarah Nasional (Munas) III APPTNU yang berlangsung pada 15 Januari 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Perpustakaan Perguruan Tinggi: Peran Strategis Pengembangan Perpustakaan Berdampak” diselenggarakan di Aula KH. A. Wahab Hasbullah, Gedung B Ustman Bin Affan Lantai 7, Universitas Islam Malang, yang menjadi panggung bagi Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA untuk menunjukkan keunggulan teknologi layanannya di tingkat nasional.
Presentasi Best Practice
Dalam sesi best practice yang menjadi bagian dari rangkaian Munas III APPTNU, tim Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA memaparkan konsep, pengembangan, dan implementasi PRISMA AI di lingkungan Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA. Presentasi ini diikuti oleh perwakilan perpustakaan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah yang hadir dalam forum nasional tersebut.

Digitalisasi Layanan Melalui PRISMA AI
Pencapaian tidak lepas dari peluncuran PRISMA AI, asisten digital yang dikembangkan secara internal oleh tim Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA. Inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan aksesibilitas informasi di era digital, memungkinkan pemustaka mendapatkan layanan tanpa batasan waktu dan ruang. PRISMA AI mengintegrasikan berbagai fungsi layanan inti dalam satu platform responsif yang meliputi:
- Akses langsung ke katalog buku (SLiMS) serta karya ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi melalui Repository.
- Panduan terkait jam operasional, prosedur peminjaman, pengembalian, hingga pengurusan bebas pustaka.
- Informasi detail mengenai ketersediaan ruang, area koleksi, dan infrastruktur pendukung lainnya.
- Fitur bantuan teknis serta kanal khusus untuk penyampaian saran dan kritik secara real-time.
Transformasi ini adalah tentang membangun ekosistem yang berdampak nyata pada efisiensi akademik, bukan hanya digitalisasi dokumen. Melalui strategi yang berfokus pada kebutuhan pemustaka, Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA memastikan akses literasi bagi seluruh sivitas akademika menjadi lebih mudah dan terintegrasi.
