Kepala Perpustakaan Nasional Tawarkan Akses 4 Miliar Artikel Ilmiah Dengan Jadi Anggota Online
Drs Muhammmad Syarif Bando MM, Kepala Perpustakaan Nasional RI menawarkan akses terbuka artikel ilmiah yang ada di perpustakaan nasional. Jumlahnya mencapai 4 miliar artikel.
\”Kami tawarkan ke perguruan tinggi dan semuanya dengan menjadi anggota online,\” kata Syarif Bando saat hadir di talkshow yang diselenggarakan di gesung bundar Universitas Islam Malang (Unisma), Senin (28/12/2020).
Tema yang diangkat dalam talkshow itu adalah \”Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju\”.
Dengan menjadi anggota perpustakaan nasional online, maka segala fasilitas bisa dimanfaatkan.
Selain itu juga perpustakaan nasional sudah membeli copy right banyak buku yang sudah digitalisasi.
Dengan begitu, akses pada buku itu bisa di mana saja.
Dikatakan, banyak profesor yang bukunya tidak dijual namun senang didigitalisasi bukunya agar lebih banyak yang membaca.
Kemampuan membeli copy right pada perpustakaan nasional sangat tinggi.
Dikatakan, meski anggaran tidak besar, namun pihaknya memiliki kemampuan bersinergi.
Dijelaskan, program peningkatan indeks literasi saat ini fokus pada peningkatan SDM.
Untuk menguatkan literasi, perpustakaan nasional juga siap berkolaborasi dengan perguruan tinggi, seperti menggelar kuliah tamu pada 2021 nanti.
\”Profesor-profesor dari berbagai perguruan tinggi bisa melaksanakan kuliah tamu. Bisa dari Unisma, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia dll. Kami siapkan kuota sampai 10.000 orang,\” paparnya.
Dikatakan, dengan literasi, maka bisa memiliki kemampuan mengemukakan ide-ide atau gagasan baru dan kreativitas.
Serta bisa memiliki kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bisa dipakai dalam kompetisi global.
Walikota Malang, Sutiaji mengungkapkan perlu literasi-literasi kemanusian, kebhinekaan. Sehingga hasilnya juga bisa untuk kemaslahatan umat.
Maka, untuk koleksi buku literasi di perpustakaan Kota Malang juga harus memperhatikan beberapa hal untuk pengadaan buku-bukunya.
Pertama, kebutuhan pembaca bukunya apa?. Kedua, buku-buku yang disajikan tidak boleh menimbulkan bahaya laten, radikalisme dan terorisme. \”Sebab agama tidak memgenal terorisme,\” jelasnya.
Untuk mendorong literasi baca di masyarakat, perpustakaan kota juga menyediakan layanan mobile agar masyarakat gemar membaca. Juga perlu ada layanan drive thrul.
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi menyatakan, masalah literasi harus dilakukan secara bersinergi. \”Berat jika dilakukan sendiri-sendiri,\” katanya.
Sebab harus dilaksanakan secara berlanjutan.
Misalkan pendirian rumah literasi di desa-desa. Setelah diprogramkan, maka untuk keberlanjutannya harus dikerjakan bersama dengan pemerintah desa agar bisa dimanfaatkan masyarakat terus menerus.
Kedatangan Kepala Perpustakaan Nasional di Unisma juga sekalian diajak ke gedung baru perpustakaan sebelum kegiatan talkshow.
Narasumber lain talkshow ini ada Gubernur Jatim yang memberi sambutan secara virtual dan Prof Djoko Saryono MPd, pegiat literasi yang juga Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM).
Kegiatan talkshow dilaksanakan secara luring dan daring.
