Pustakawan UNISMA Hadiri Pelantikan dan Raker APPTNU

Pustakawan Universitas Islam Malang (UNISMA) hadir dalam rangkaian acara pelantikan pengurus, Rapat Kerja (Raker), dan Seminar Nasional Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APPTNU) 17 Juni 2026 di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta. Kegiatan ini mengangkat tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Transformasi: Membangun Ekosistem Perpustakaan PBNU yang Adaptif di Era Kecerdasan Buatan”. Tema tersebut menyoroti kebutuhan perpustakaan perguruan tinggi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang berlangsung cepat.
Pelantikan Pengurus APPTNU
Pustakawan UNISMA dilantik ke dalam jajaran pengurus APPTNU pada acara tersebut. Lilik Ernawati Firdaus menempati posisi Wakil Ketua APPTNU, Khoirul Anwar menjabat Koordinator Keanggotaan, dan Erlangga Setiya Budi menjabat Koordinator Pengembangan Perpustakaan. Acara turut dihadiri sejumlah tokoh dari lingkungan pendidikan tinggi dan perpustakaan, di antaranya Dr M Hasan Chabibie, ST, MSi selaku Staf Ahli Bidang Peningkatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Fatkhu Yasik, MMPd selaku Wakil Rektor 1 Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Arif Fadillah, SS, MSi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, H Ahmad Syatiri selaku Kepala Perpustakaan PBNU, serta Dr H Mustadin Taggala, SPsi dari Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).
Diskusi Strategi Kolaborasi dan Inovasi
Pustakawan dari berbagai perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama membahas strategi kolaborasi dan inovasi untuk membangun ekosistem perpustakaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan akademik di era digital. Diskusi ini menitikberatkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan layanan dan pengelolaan informasi di perpustakaan perguruan tinggi.
Kunjungan ke Perpustakaan Mitra
Pada penghujung acara, peserta berkesempatan mengunjungi empat perpustakaan di Jakarta, yaitu Perpustakaan PBNU, Perpustakaan DKI Cikini, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Perpustakaan Masjid Istiqlal Jakarta. Partisipasi UNISMA dalam forum ini membuka peluang bagi pustakawan untuk memperluas wawasan sekaligus mempererat jejaring kerja sama dengan perpustakaan perguruan tinggi NU lainnya, terutama dalam menghadapi tantangan dan peluang transformasi digital di dunia kepustakawanan.
